Rabu, 20 Oktober 2010

Haji (1) Medinah

Ibadah haji merupakan suatu rangkaian ibadah yang mempunyai makna. Dimulai dengan pakaian ihram yaitu berupa selembar kain ihram berwarna putih, bermakna kesamaan derajat dalam beribadah dan kesederhanaan. Thawaf dimaknai sebagai mengharap ridho dari Allah swt atas segala perbuatan dan ibadah kita. Sai yaitu berlari kecil dimulai dari Sofa, dengan niat yang bersih dan diakhiri di Marwa, yang artinya sejahtera. Wukuf di Arafah, yaitu bermalam atau berhenti. Berhenti dari dari semua perbuatan dosa. Sedangkan melempar jumroh mengandung filosofi menjauhi setan yang menjadi penyebab manusia bergelimang dosa.

Rukun Islam yang kelima menjadi wajib jika kita mampu. Mampu dalam pengertian fisik-materi dan psikis. Sebab adakalanya kemampuan sudah ada, tetapi keberanian rendah. Hal ini masih jumpai pada orang-orang di sekitar kita. Kata kunci yang penulis berkali-kali alami adalah niatkan dengan tulus ikhlas, Insya Allah ada yang mendengar dan akan memberikan jalan untuk mencapai niatan itu. Pengalaman penulis, dua kali beribadah ke tanah suci dua kali mendapat kemudahan yang sangat berarti.

Labaik Alloh Huma Labaik....
Sebagai jamaah haji dalam program reguler tahun 2006-2007, cukup banyak pengalaman yang bisa menjadi ujian, cobaan dan sekaligus introspeksi diri sendiri. Selama empat puluh hari harus hidup bersama layaknya suatu keluarga. Waktu yang cukup untuk mengetahui bagaimana sifat egois, individual, tumpang tindih dengan sifat-sifat gotong royong, sabar dan pasrah.
Untuk kepergian haji yang perdana bergabung dengan Kelompok Bimbingan Ibadan Haji (KBIH) merupakan alternatif. Penulis bergabung dengan KBIH Babussalam (pimpinan H.Hamdan)tergabung dalam kloter 12 dari Kota Tangerang. Bersama dengan lima pasutri jamaah lain tergabung di grup 6. Anggota grup yaitu bp. Sumarsono II (ketua regu), bp.Hari Cahyono II, bp. Antoni, bp. Hendy II, ibu Wita. Pembimbing dari Depag adalah bp. H. Basuni, sedangkan dari KBIH adalah pak H. Ubaidilah. Secara tidak terencana dalam satu kloter bergabung juga teman satu kantor bu Purwani II (bp. Indro) dan pak M Sardjan (kloter lain).


Melalui kelompok ini calon jamaah akan diberi gambaran tentang proses, prosedur, kegiatan, kewajiban, larangan yang harus dilakukan sebelum, selama dan sesudah pelaksanaan ibadah haji. Terutama bagi jamaah yang belum bepergian ke luar negeri. Konsekuensinya harus membayar ekstra lagi untuk persiapan manasik, wisata ziarah di Madinah dan Mekah.
Gelang Jamaah Haji Reguler 2007 Kloter 12
Persyaratan fisik memang prioritas, karena ibadan haji adalah ibadah fisik. Betapa tidak, jamaah harus berdesak-desak pada saat tawaf, melempar Jumroh di Mina atau aktifitas ibadah ke masjidil Haram di Mekah. Pada saat-saat tertentu harus menghadapi cuaca ekstrim. Vaksin meningitis harus dilakukan untuk mencegah penularan meningitis meningokokus antar jamaah haji yang berasal dari lebih dari 100 negara.
Kloter 12 Regu 6

Jika mempunyai penyakit bawaan harus disiapkan obat sendiri. Untuk penyakit ringan pihak Depag menyediakan obat generik tertentu. Konsumsi selama di Mekah menjadi tanggung jawab masing-masing jamaah, sedangkan selama di Madinah, Arafah dan Mina disediakan oleh Pemerintah (menjadi bagian dari ONH). Perangkat lain yang diberikan adalah koper, tas kecil, seragam, gelang logam tanda pengenal dan tentu saja pasport dan kartu kesehatan.

Keberangkatan jamaah dibagi menjadi dua gelombang. Pertama, jamaah langsung menuju ke Madinah. Setelah selama delapan hari, jamaah menuju ke Mekah dan pulang ke tanah air melalui Jeddah. Gelombang kedua, jamaah langsung menuju Mekah, melakukan aktifitas mabit, jumroh dan delapan hari menjelang kepulangan, jamaah menuju ke Madinah. Pulang ke tanah air melalui Madinah. Mana yang lebih nyaman, keduanya memberi keuntungan dan kita harus mensikapinya dengan pasrah dan penuh kesabaran.
 
Madinah
Menara Masjid Nabawi
Masjid Nabawi sebagi fokus utama selama kegiatan beribadah di Madinah. Utamanya adalah ibadab sholat fardhu selama 40 kali berturutan, tidak putus, sholat Arbain. Dan ini hanya bisa dilakukan minimum delapan hari. Seperti diketahui sholat di masjid ini mempunyai nilai yang lebih dibanding sholat ditempat, kecuali di masjidil Haram. Sangat wajar sekali jamaah selalu berlomba-lomba untuk tidak melewati sholat di luar masjid Nabawi. Intinya memperbanyak ibadah sholat di dalam masjid.
Suasana Ruang Terbuka Masjid Nabawi
Interior masjid Nabawi model klasik dengan warna krem, coklat berseling. Bangunan terdiri dari dua lantai seluas 165.000 m2 dan sanggup menampung 270.000 jamaah. Dengan halaman seluas 107.000 m2, secara keseluruhan akan dapat menampung sampai dengan sejuta jamaah.

Payung Raksasa Elektronik
Ciri lain dari bangunan masjid Nabawi adalah payung dan atap elektronik raksasa yang terpasang pada ruang terbuka di dalam masjid. Seusai as'ar atau menjelang magrib, payung elektronik akan menguncup, sedangkan atap akan menggeser menutup. Pada bulan Nopember - Desember cuaca sekitar kota Madinah cukup dingin dengan suhu antara 10-20 derajat dan angin berhembus cukup kencang,terutama pada pagi shubuh.

Makam Nabi Muhamad saw yang ditandai dengan adanya kubah hijau merupakan tempat yang mustajab untuk ibadah, Raudah. Memerlukan perjuangan dan sedikit keberuntungan untuk dapat sholat di sini.

Beberapa tempat wisata di sekitar kota Madinah. Padang Uhud, percetakan Al Qur'an, Jabal magnet, Baqi, masjid Quba, masjid Qiblatin,Kandaq. Wisata ziarah yang wajib yaitu ke padang Uhud dan percetakan mushaf Al Qur'an. Apabila mengingingkan ziarah ke tempat yang lain dapat menyewa taksi, jangan lupa tawar menawar dulu. Kami menginap di hotel Andalusia yang jaraknya selemparan batu dengan masjid Nabawi. Beruntung grup kami mendapat kamar di lantai 2, tidak perlu menggunakan lift untuk keluar dan masuk kamar. Pada musim haji semua hotel-hotel berbintang melebihi kapasitas standar.Untuk tipe standar yang biasa diisi dengan 2 tempat tidur, kali ini menjadi tiga atau empat kamar tidur. Dan ....dihuni dengan dua pasutri. Lucu...
-Jabal Rahma, suatu tempat yang dipercaya sebagai tempat pertemuan Nabi Adam as dan nabi Hawa as setelah diturunkan ke dunia di tempat yang berbeda. Terletak pada jarak 20-an km di utara Mekkah. selain itu melalui surat Al Maidah ayat 3, Allah swt berfirman bahwa Al Qur'an sudah diturunkan dengan sempurna untuk menjadi pedoman bagi umat manusia. Kenampakan yang menonjol pada daerah ini adanya tugu (setinggi 3 meter-an) berwarna putih pada bukit berbatu.
Jabal Rahmah

 
-Uhud merupakan padang tandus berupa lembah dan pegunungan yang terdiri dari batu tidak ada satupun tumbuhan. Di bagian lembah di bangun taman makam para syuhada perang Uhud dan ada juga masjid. Papan petunjuk tentang gugurnya para syuhada ditulis dalam berbagai bahasa, salah satu diantaranya bahasa Melayu. Seperti biasa ada gula ada semut, pedagang kurma, mainan anak made in China, buah2an dari Turki bertebaran di sepanajng jalan dan di tempat parkir-an.

Padang Uhud, 70 Syuhada Penghafal Al Qur'an gugur di Perang Uhud

Percetakan Al Qur'an, Madinah
-Percetakan Al Qur'an terbesar di Saudi Arabia berada di sini. Letaknya agak keluar kota. Setiap jamaah haji akan mendapatkan bingkisan Al Qur'an dari Raja terbitan percetakan ini. Jika menginginkan kenanga2an Al Qur'an tersedia show room dengan contoh2 dengan berbagai ukuran. Mulai harga 25 riyal sampai ratusan yang ukuran raksasa. Biasanya jamaah membeli Al Qur'an untuk diwakafkan di masjidil Haram.

Jabal Magnet, Jeddah
-Jabal Magnet mempunyai keunikan tersendiri. Di wilayah mempunyai medan magnet layaknya yang ada di kutub. Di daerah tertentu, mobil dalam posisi berhenti dan mesin mati, secara perlahan dan pasti akan berjalan mendekati bukit. Oleh penduduk sekitar,tempat ini juga digunakan sebagai sarana olahraga motor roda tiga.
Masjid Quba, Masjid Pertama yang dibangun Nabi

-Masjid Quba adalah masjid yang pertama kali dibangun setelah Nabi hijrah dari Mekkah. Konon sholat di masjid ini pahalanya sama dengan sekali umroh. Berwarna putih dengan empat menara di empat penjuru bangunan menjulang tinggi sebagai ungkapan mohon ampun sekaligus takluk dan pasrah kepada penguasa alam semesta.

-Masjib Qiblatin mempunyai keunikan. Terdapat dua mihrab tempat imam berdiri sholat. Ke selatan menghadap Masjidil Haram dan ke arah utara menghadap ke Masjidil Aqsha. Seperti tercantum pada surat (2) Al Baqarah ayat ke-144,"Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya"
Masjid Qiblatin, Madinah

-Kandaq. Dalam sejarahnya wilayah Kandaq merupakan lokasi peperangan antara kamum muslimin dengan penentangnya (Yahudi dan musrik Mekkah). Atas usulan Salman Al Farisi untuk pertama kali digunakan penggalian parit sebagai salah satu taktik perang. Peperangan fisik tidak terjadi karena adanya perpecahan kongsi diantara para musuh dan ini menimbulkan ketidakpercayaan diantara mereka.


Mekkah.
Jamaah yang akan masuk kota Mekkah harus dalam keadaan ber-ihram, yaitu hanya menggunakan selembar kain yang tidak berjahit bagi laki-laki dan jilbab bagi perempuan. Untuk menggunakan pakaian ihram ditetapkan di suatu tempat (miqad makani) tergantung dari mana jamaah mau masuk ke kota Mekkah. Bagi jamaah Indonesia, biasanya datang dari dua kota, Madinah bermiqad di Bir Ali (Dzul Hulaifah). Dan yang datang dari kota Jeddah di Yalamlam. Selama belum melakukan umroh, ihram tidka boleh dilepas. Biasanya jamaah mengurus kamar dan koper dan barang bawaan lain, baru melakukan umroh. Diawali dengan thawaf (mengelilingi Ka'bah), Sa'i (berlari kecil dari Sofa ke Marwah) dan diakhiri dengan tahalul (mencukur beberapa helai rambut).
Selama masa masih menggunakan pakaian ihram ada hal ini yang tidak disadari jamaah bapak-bapak. Karena ingin santai setelah menunaikan tawaf dan sa'i, sambil menunggu giliran tahalul, biasanya bapak-bapak duduk santai di lantai atau bersender di dinding. Secara nggak sadar mereka duduk sambil menekuk kaki, lupa bahwa mereka tidak menggunakan celana dalam. Dapat dibayangkan pemadangan apa yang terlihat oleh jamaah yang lain.

Maktab dan Sekitarnya
Jamaah reguler biasanya menempati flat-flat (maktab) yang memang hanya digunakan pada saat musim haji saja. Satu flat biasanya terdiri dari bangunan bertingkat 10 atau lebih sehingga mampu menampung sampai dengan 800-1000 jamaah (2 kloter). Kondisinya sederhana,kalau tidak boleh dikatakan buruk, satu kamar digunakan berlima atau berenam dengan tempat tidur tunggal. Kamar mandi digunakan bersamaan dengan jamaah penghuni kamar lain. Satu kamar mandi untuk 3-4 kamar. Water heater tersedia dan kondisi air lancar dan memenuhi standar. Walaupun kamar berlantai banyak, tetapi lift yang disediakan hanya sedikit. Tentu saja keadaan ini sangat tidak menguntungkan sekali bagi jamaah yang menempati kamar di lantai tinggi, karena harus antri lift cukup lama untuk naik atau turun. Kami mendapat undian kamar di lantai dasar, beruntung tidak perlu antri lift. Lokasi maktab juga mempengaruhi kekuatan fisik seorang jamaah untuk beribadah ke masjidil Haram.

Maktab 58, Misfalah, Mekkah


Warung Nusantara di Misfalah, Mekkah
Misfalah merupakan lokasi yang tidak terlalu jauh (1,5 km) dengan masjidil Haram. Untuk mencapai masjidil Haram bisa dilakukan dengan berjalan kaki atau menggunakan angkutan umum yang tersebar di sekitar maktab. Dengan membayar 2 real per orang sopir angkutan minibus jenis L300 akan mengantar sampai didekat hotel Hotel yang bersebelahan dengan masjidil Haram. Tetapi mendekati hari tasrik (10-12 Dzulhijarh) sulit untuk menggunakan angkutan, karena macetnya luar biasa. Oh ya..untuk maktab yang lokasinya jauh (lebih 5 km) biasanya DepAg menyiapkan bus reguler khusus untuk angkutan jamaah dari dan ke masjidil Haram, gratis.
Bus Jamaah Haji dari Negara Rusia



Konsumsi dan makanan banyak tersebar di lokasi maktab. Perlu diketahui bahwa banyak sekali WNI yang bekerja di Saudi. Pada bulan-bulan haji, mereka menyiapkan waktu khusus untuk berjualan makan harian untuk jamaah. Mereka menggelar dagangan di emperan kaki lima di depan maktab, mulai setelah sholat Shubuh sampai waktu Dhuha. Berbagai makanan Indonesia tersedia,pecel, nasi kuning, kacang ijo, telur rebus/gorang dan lain. Untuk yang menginginkan warung makan juga tersedia di banyak tempat. Warung Nusantara, Pakistan, Afrika, India berjejer di sepanjang jalan. Kita tinggal memilih mana yang menjadi kesukaan.
Salah satu cara untuk mencoba kuliner manca negara. Harga tidak terlalu mahal. Dengan 5 real sudah memperoleh sepotong daging paha ayam dan kentang goreng dari restoran Pakistan.


Terowongan Sheik Amir, Misfalah

Keunikan lain dari kota Mekkah adalah bangunan yang memotong gunung batu terjal. Sehingga tidak jarang jamaah yang menempati lantai 10 melihat jendela samping atau belakang akan berhadapan dengan dinding batu curam. Jembatan flyover atau underpass banyak dibangun untuk mempermudah akses menuju dan ke masjidil Haram. Bahkan terowongan jalan banyak sekali ditemukan. Taman-taman banyak bertebaran di sekitar kota Mekkah, pun di sekitar Musdalifah.Di beberapa tempat strategis di bangun taman air terjun dan air muncrat yang memberi suasana yang sejuk di tengah-tengah udara terik yang cukup panas.

Kain Kafan Dijemur di Taman Umum, Misfalah


Jamaah Haji dari Rusia dengan Bus Rumah

Ada hal yang menarik yang ditemukan di sepanjang trotoar dan taman-taman. Terlihat jemuran kain panjang berwarna putih di gelar memanjang di pagar-pagar taman atau di gantung di pohon-pohon. Belakangan dari ibu mertua diketahui bahwa itu dilakukan oleh jamaah dari China yang mempunyai keyakinan bahwa kain putih yang dicuci dengan air zam-zam dan digunakan sebagai sebagai kain kafan untuk membungkus jenasah kelak jika meninggal. Cerita jamaah dari Rusia, mereka datang rombongan beberapa keluarga menggunakan bus butut dan memerlukan waktu berbulan-bulan dan ribuna kilometer untuk sampai ke Mekkah. Di dalam bus tersedia berbagai peralatan seperti layaknya sebuah rumah yang berjalan. Sebuah perjuangan yang maha berat dibandingkan dengan kita. Semoga perjuangan mereka mendapat imbalan haji yang mabrur dari Allah swt.

Selasa, 19 Oktober 2010

Haji(2) Mekkah

Masjidil Haram

Jamaah dari Lebih 100 Negara
Kabah menjadi pusat dari bangunan masjid yang mengelilinginya. Luas saat mencapai 665.000 m2 dan mampu menampung sampai dengan 1 juta jamaah pada musim haji. Rencana perluasan ke arah utara akan menambah luasan 300.000 m2 lagi. Pasar Seng yang terkenal bagi jamaah Indonesia kini tinggal kenangan saja. Bangunan berlantai 2 mengitari Kabah dan pelataran sekitarnya. Pada sisi timur terbentang bangunan memanjang dari selatan ke utara tempat Sa'i dilaksanakan. Pintu masuk masjid banyak sekali, konon ada 100 pintu yang disediakan. salah satu diantaranya pintu no 79 yang berada di sisi selatan yang berhadapan dengan Hilton dan Tawkhid. Tempat wudhu dan buang air berada di luar masjid. Sumur Zam-zam dibuatkan bangunan khusus dan tertutup. Dengan dukungan teknologi canggih air dari sumur Zam-zam dialirkan melalui pipa ke semua penjuru masjid dna bahkan di luar masjid. Di sisi timur-utara tersedia tempat khusus dengan puluhan kran yang digunakan untuk mengambil air zam-zam yang akan dibawa pulang oleh jamaah ke negaranya masing-masing. Selain itu di dalam masjid tersedia banyak sekali drum-drum kecil berisi air zam-zam untuk keperluan jamaah yang haus.


Al Qur'an Terjemahan dalam Berbagai Bahasa Dunia


Di lantai dasar ruangan dilengkapi dengan AC, untuk lantai 1 dan 2 hanya dilengkapi dengan kipas angin. Rak-rak untuk tempat Al Qur'an tersedia di banyak tempat, baik yang menempel di didinding atau tidak. Kalau dicermati Al Qur'an dengan berbagai versi terjemahan juga tersedia, bahasa Ibrani, Thai, Urdu, Inggris, Perancis, Spanyol, Portugal, Italia, Jerman, Turki, Afrikan bahkan Myanmar.Kebersihan sangat dijaga oleh pihak Kerajaan. Tim perbersih yang terdiri dari 10-20 orang akan menyisir pelataran masjidil dan ruang gedung lain untuk nge-pel dengan cairan pembersih yang berbau harum. Jamaah harus waspada sebelum melakukan sholat. Seringkali kepala tim pembersih asal saja tidak perduli ada yang sedang sholat atau berdzikir.
Ground Floor Masjidil Haram
Askar berjaga di setiap pintu masuk untuk memeriksa bawaan jamaah. Makanan, tustel, hp yang ada kameranya dilarang masuk. Jamaah yang nakal sering kali menyelipkannya di tempat-tempat tersembunyi di tas, sehingga lolos dan bisa mengambil gambar di dalam masjid. Namun demikian pengambilan gambar tidak bisa leluasa. karena Askar juga akan mengawasi para jamaah. Salah satu trik yang digunakan penulis untuk mengelabui askar adalah menggunakan jaket yang agak longgar. Biasanya lolos. Kabah merupakan bangunan batu berbentuk kubus berukuran 11x11x14 m yang dibungkus dengan kiswah, kain hitam tebal yang bertuliskan ayat-ayat suci Al Qur'an berwarna emas. Pada ujung-ujungnya mempunyai nama, yaitu Rukun Hajar Aswad, Rukun Syami, Rukun Iraki dan Rukun Yamani. Dilihat dari namanya, selain rukun Hajar Aswad, merupakan nama yang menunjukkan arah geografi negara tersebut.


Askar berjaga di setiap pintu masuk untuk memeriksa bawaan jamaah. Makanan, tustel, hp yang ada kameranya dilarang masuk. Jamaah yang nakal sering kali menyelipkannya di tempat-tempat tersembunyi di tas, sehingga lolos dan bisa mengambil gambar di dalam masjid. Namun demikian pengambilan gambar tidak bisa leluasa. karena Askar juga akan mengawasi para jamaah. Salah satu trik yang digunakan penulis untuk mengelabui askar adalah menggunakan jaket yang agak longgar. Biasanya lolos. Kabah merupakan bangunan batu berbentuk kubus berukuran 11x11x14 m yang dibungkus dengan kiswah, kain hitam tebal yang bertuliskan ayat-ayat suci Al Qur'an berwarna emas. Pada ujung-ujungnya mempunyai nama, yaitu Rukun Hajar Aswad, Rukun Syami, Rukun Iraki dan Rukun Yamani. Dilihat dari namanya, selain rukun Hajar Aswad, merupakan nama yang menunjukkan arah geografi negara tersebut.Sholat di masjidil Haram mempunyai nilai pahala berlipat-lipat dati tempat lain. Dengan demikian sangat disayangkan apabila melewatkan sholat-sholat (fardhu dan sunah) selain di masjidil Haram. Bagi jamaah ONH plus atau regular yang beruntung mendapat lokasi penginapan yang tidak terlalu jauh, memudahkan untuk pelaksanakannya. Tentu saja tergantung dari kemauan jamaah sendiri.
Masjidil Haram dari pintu 79, King Fadh Gate
Bagi jamaah yang jauh lokasinya dapat disiasati dengan cara menunda atau meminimalkan kepulangan ke maktab. Sholat subuh diteruskan dengan sholat dhuha dan melakukan qiraah qur'an dan istirahat sejenak diantaranya. Setelah sholat dhuha istirahat tidur sampai menjelang sholat dhuhur.



Jika memungkinkan secara fisik, sholat dhuhur, as'ar, magrib dan isya dilaksanakan tanpa harus pulang ke maktab. Waktu-waktu diantaranya dapat digunakan untuk dzikir, qiraah, istirahat, makan & minum ringan.Kunci utama adalah menjaga fisik dengan cara istirahat cukup, disela-sela waktu yang sedikit usahakan tidur yang nyenyak, artinya bermutu. Asupan harus terjaga dan jangan terlambat. Minum sedikit-sedikit dengan frekuensi yang teratur. Udara dengan tingkat kelembaban yang rendah menyebabkan udara yang kering. Apabila fisik kurang prima menyebabkan penyakit isfa (infeksi saluran pernafasan), batuk kering dan tensi naik.
Air Zamzam di luar dan di dalam Masjid

Thawaf
Bagian dari haji atau umroh adalah thawaf, yaitu mengitari Ka'bah dimulai dan diakhir di salah satu sudut Ka'bahdimana diletakan Hajar Aswad. Menglilingi berlawanan arah jarum jam dan dilakukan sebanyak 7 kali. Bagi jamaah yang tidak mampu berjalan sendiri dapat menggunakan kursi roda yang disediakan.
Sai, Berlari Kecil dari Safa ke Marwa
Tetapi tidak dapat dilakukan dekat dengan Ka'bah. Disediakan jalur khusus di bagian bangunan yang beratap di lantai dasar.Untuk memudahkan jamaah mulai tawaf, dipasang lampu yang bertuliskan Begining and Completion of Tawaf, baik di lantai dasar, 1 atau lantai 2.Apabila menginginkan keindahan berjalannya tawaf jamaah, melihat dari lantai dua akan merasakan begitu besar dan agung. Untuk lebih meresapi bagaimana aura yang timbul dari putaran jamaah yang sedang tawaf, tidak pernah berhenti sedetik itupan, dapat membaca buku Dibawah Pusaran Ka'bah karangan Agus Mustafa.


Sa'i adalah ritual berlari-lari kecil dari Sofa ke Marwah berjarak 700 meter selama 7 kali. Dimulai dari Sofa dan berakhir di Marwa. Sofa berupa bukit kecil setinggi 10-15 meter-an. Jamaah banyak naik atas dan melakukan sholat. Seluruh bangunan sudah beratap. Untuk menghindari tabrakan antar jamaah, di tengah dibangun pemisah berupa jalur khusus untuk kursi roda.

Tahalul dilakukan setelah setelah jamaah melakukan sa'i. Memotong beberapa helai rambut. Pada jamaah laki-laki biasanya dilanjutkan dengan memotong rambut semuanya di tukang pangkas rambut yang banyak tersebar di sekitar masjdil Haram. Dengan 5-10 riyal (bisa ditawar) kita bisa minta dipotong habis atau tersisa 1 cm. Awas lho, jangan minta keramas, ongkosnya lain lagi.

Penanda Mulai Tawaf
Rumah kelahiran Nabi Muhammad saw saat ini digunakan sebagai tempat perpustakaan. Tidak jelas kondisi fisik bangunan sengaja, terkesan dibiarkan kurang terawat. Sedangkan rumah istri Nabi, Khadijah, sekarang menjadi kamar kecil jamaah.

Bekas Rumah Siti Khadijah (pelataran)

Istana Raja-raja merupakan bangunan megah menjulang tinggi curam yang terletak di sebelah timur masjidil Haram, berseberangan dengan bagian bangunan yang digunakan untuk Sa'i. Konon dulunya adalah tempat pemukiman kumuh.


Pelataran yang mengelilingi bangunan masjid merupakan ruang terbuka, digunakan pula untuk sholat bagi jamaah yang tidak kebagian di dalam.

Ma'la

Makam Ma'la merupakan pemakaman yang terbesar di Mekkah. Terletak agak jauh dari Masjidil Haram, ke arah utara 2 km. Melewati pasar Seng.
Pemakaman Umum Ma'la, Mekkah

Saat ini sekitar lokasi pasar Seng sudah diratakan digunakan untuk perluasan masjidil haram. Pusat pertokoan elektronik Attabiyah (tidak jauh dari Ma'la) memberikan harga yang lumayan murah.



Perpustakaan kota Mekkah merupakan salah satu obyek wisata sejarah yang jarang dilirik jamaah. Menurut pengakuan seorang jamaah yang pernah berkunjung kesana, setiap pengunjung akan diberi kenang-kenangan berupa potongan kecil-kecil kain kiswah, jubah yang digunakan sebagai penutup Ka'bah. Kiswah setiap tahun diganti dengan yang baru. Penggantian biasanya dilakukan menjelang hari Tasrik (10,11 dan 12 Dzulhijah).

Tsur

Bukit Tsur terletak diluar kota Mekkah, lebih kurang 30 menit perjalanan.
Jabal Tsur, Mekkah

Menjadi tempat ziarah karena di gua Tsur ini Nabi Muhammad diselamatkan oleh Allah swt dari perburuan orang kafir Quarish sebelum hijrah ke Madinah. Yaitu dengan cara menutupkan sarang laba-laba pada mulut gua yang di dalamnya bersembunyi Nabi Muhammad saw dan Abu Bakar Assidiq.
Arofah
Padang Arofah 10 Dzulhijjah
Suasana dalam Tenda di Arofah

Tidak ada haji kucuali di padang Arafah. Jamaah harus melakukan wukuf disini yaitu bermalam dengan berihram (tidak boleh dilepas). Kegiatan utama jamaah adalah berdzikir dan merenung, sebagai simbol suasana di padang mashar, situasi yang akan ditemukan umat manusia nanti dihari kemudian.


Suasana di Arofah
Bendera Penanda

Untuk bermalam disediakan tenda dan kamar mandi dengan air yang cukup. Sekali lagi diperlukan ekstra kesabaran. Bus penjemput yang tidak datang tepat pada waktunya merupakan penyebabnya. Dapat dimaklumi karena hampir dua juta jamaah harus melakukan wukuf di hari yang sama di tempat yang sama. Dapat dibayangkan bagaimana suasana lalulintas yang terjadi. Tidak sedikit jamaah yang berjalan kaki dari Arafah menuju Musdalifah. Pengaturan tenda dibuat sedemikian rupa per benua dan masing-masing blok diberi nomor. Atas inisiatip masing-masing jamaah, KBIH memasang bendera dengan atribut daerah masing-masing untuk memudahkan jamaah kalau ada hal-hal yang tidak diinginkan.
Yang Tidak Kebagian Tenda

Untuk makanan disediakan katering dari pengelola maktab. Kalau pingin beli makanan atau kopi panas juga tersedia.Penulis sempat menemui TKI yang berjualan kue cucur yang masih panas. Dengan 10 riyal untuk kopi panas dan 5 riyal untuk kue cucur

cukup untuk mengganjal perut di sore atau pagi hari. Tanggal 11 Dzulhijah bertepatan dengan hari Jumat, Pemerintah Kerajaan Saudi sudah mengumumkan bahwa tahun ini adalah hari Akbar. Tentu nya pahalanya lebih besar dari musim haji yang lain. Siang hari sholat Jumat dilakukan di dalam tenda. Ketua KBIH, pak H Hamdan memberi tausiah makna haji dalam implementasi kehidupan sehari-hari. Setelah selesai sholat kami semua untuk saling bersalaman dengan yang lain. Hampir semua jamaah menitikan airmata, sedih gembira bercampur menjadi satu.

Senin, 18 Oktober 2010

Haji(3) Armina

Musdalifah

Menunggu Bus Musdalifah ke Mina

Musdalifah adalah suatu tempat terbuka antara Arafah ke Mina. Jamaah diturunkan di sini diberi kesempatan untuk mengambil kerikil batu untuk digunakan melempar jumroh di Mina. Musdalifah merupakan tempat terbuka tidak ada pohon untuk bernaung.Angin berhembus cukup kencang. Sistem pengantaran dan penjemputan bus menggunakan jalur/pintu yang berbeda.Sambil menunggu bus jemputan untuk mengantar ke Mina, jamaah bisa istirahat berselimutkan ihram sambil memandang bintang-bintang di langit. Indah....
Terowongan Timur Mina

Mina.
Padang Mina

Mina, merupakan tempat perkemahan terbesar di dunia yang pernah ada. Berbeda dengan di Arafah, di Mina pembangunan tenda-tenda dibuat agak permanen.Tenda-tenda warna putih terbuat dari bahan anti api berjejer rapi membentuk suatu perkampungan raksasa. Penomoran blok-blok tenda berdasarkan nomor maktab yang ada di Mekkah. Di beberapa tempat strategis dipasang peta yang menunjukkan posisi kita berada, posisi melempar jumroh, posisi terowongan dan lain-lain.
Maktab 58 Mina
AC dan karpet melengkapi setiap tenda. Kamar mandi berjejer tidak jauh dari tenda. Salah satu kekurangan barangkali masalah kebersihan.
Jadup (jatah hidup) selama di Mina


Maklum jamaah kita tidak disiplin dalam hal kebersihan. Sampah bertebaran di mana-mana,walaupun petugas cleaning servise selalu stand by. Makanan (jadup=jatah hidup) dan konsumsi disediakan oleh catering. Warung dadakan juga tersedia.
Peta Petunjuk Mina

Maktab 58 terletak di ujung utara komplek Mina. Sedangkan Jumroh terletak 3 km-an dari maktab kita ke arah barat. Satu tenda dihuni lebih kurang 10 pasutri. Di atas bukit banyak dijumpai jamaah dari negara lain yang mendirikan tenda warna-warni. Pakaian ihram sudah digunakan selama 2 hari. Sebelum melempat jumroh pakaian ihram tidak boleh dilepas/diganti. Pada hari kedua pagi hari jam 06.00 giliran maktab kami untuk pergi untuk melempar jumroh.


Informasi tentang situasi di sekitar jumroh sangat penting bagi rombongan jamaah yang akan melakukan pelemparan jumroh.
Di Bukit pun untuk Bertenda

Dihindari melempar jumroh pada saat ramai. Biasanya petugas memberi informasi dan situasi di sekitar jumroh.Waktu yang sudah ditentukan sudah dekat, seluruh jamaah sudah siap untuk menuju ke jumroh.Jumroh adalah penanda berupa tugu yang merupakan simbol dari setan yang menggoda Siti Hajar, istri Nabi Ibrahim-ibunda nabi Ismail.Melempar dengan batu kerikil (yang diambil di Musdalifah) ke arah tiga jumroh, yaitu Aqobah, A'la dan Wustha. Setiap jumrohdilempar sebanyak tujuh kali.


Jumroh Wustha

Kini, jumroh mengalami perubahan bentuk dan desain. Jumroh dibangun dalam bentuk pipih tinggi memanjang (dulu segi lima kurus). Disediakan jalan layang sepanjang ketiga jumroh. Dengan demikian diharapkan tidak ada lagi jamaah yang berdesak-desakan. Setelah melempar jumroh jamaah diperbolehkan melepas kain ihram. Beberapa jamaah mencukur rambut sampai licin.
Dengan berakhirnya melempar jumroh jamaah akan meninggalkan padang Mina untuk kembali lagi ke Mekkah. Sambil menunggu tawaf Wadha, tawaf perpisahan sebelum meninggalkan kota suci Mekkah,jamaah kembali ke maktab. Tawaf wadha dilakukan tanpa ihram.
Masjid Apung Laut Merah

Minggu, 17 Oktober 2010

Haji(4) Jeddah

 Jedah.

Sambil menunggu kepulangan ke tanah air, biasanya jamaah berbelanja oleh-oleh untuk sanak famili di tanah air. Bagi jamaahyang tinggal di Jakarta, lebih baik belanja oleh di tanah abang, selain tidak membebani bagasi, kualitas barang oleh-oleh tidak berbeda dengan yang ada di tanah air.

Sebelum kembali ke tanah air jamaah punya waktu semalam di Jeddah. Hal ini tidak disia-siakan oleh sebagian jemaah untuk berbelanja parfum, jam tangan dan oleh-oleh lain. Wisata jiarah yang perlu dikunjungi yaitu masjid apung, masjid Qishas dan bangunan-banguna kuno yang sengaja dilestarikan sebagai warisan budaya.
Bangunan Tua di Jeddah

Masjid mempunyai keunikan dibangun di tepi pantai laut Merah sehingga seperti terapung di atas air. Masjid Qishas merupakan tempat dilaksanakan hukuman qishas bagi pelaku kejahatan yang harus dihukum penggal kepala. Sedangkan bangunan-bangunan kuno dengan arsitektur antik khas bangsa Arab sengaja dibiarkan di tengah berdirinya bangunan modern dan menjulang tinggi

Masjid Qishas, Jeddah
 
Bandara King Abdul Azis, Jeddah
 

Bandara Jeddah khusus untuk jamaah haji menempati terminal khusus. Desain terminal berupa tenda seperti payung mengembang sangat cocok dengan suasana padang pasir. Sebagai ruang tunggu digelar karpet lebar dan kursi-kursi mengelilinginya.




Gendongan dan Bawaan Air Zamzam

Kamar Mandi dan Wudhu Jamaah Regular

Bangku-bangku berderet diletakan dalam ruang yang tidak luas , apalagi nyaman, untuk ditempati sebanyak 1 kloter (400 jamaah). Tidak ada lift atau eskalator untuk naik ke garbarata. Sehingga jamaah yang membawa tas jinjing berat atau gendongan terasa tersiksa untuk menuju ke atas. Namun karena sudah terbayang bakalan akan kembali ke rumah bertemu dengan keluarga tercinta, semua ketidaknyamanan  menjadi tidak terasa, berubah nikmat dan gembira.

Labaik Alloh huma labaik. Labaik Alloh huma Labaik.

Sabtu, 16 Oktober 2010

Jakarta Blues Festival.

Musik blues tergolong musik yang langka penggemar. Padahal kalau dicermati dan diresapi dengan konsentrasi penuh terdapat suatu keunikan tersendiri, yang bisa jadi, merupakan keunggulan dari musik itu. Dalam kondisi tertentu terasa ada lengkingan yang kadangkala berirama bak laksana irama padang pasir. Baik melalui suara penyanyinya maupun petikan dan gesekan lead guitar yang merupakan suara yang dominan. Gesekan dengan alat khusus berupa logam ke ujung senar yang sedang dipetik memberikan efek suara yang mendayu-dayu. Boleh jadi ini merupakan pengajawantahan dari kondisi sosial dari pertama kali musik ini diperdengarkan.


Ana Popovic(Yugoslavi
Musik blues dikenal berasal dari AS, yaitu masyarakat kulit hitam yang konon berasal dari Afrika Barat yang didatangkan sebagai budak dan pekerja kebun. Tema yang diusung dalam lagu-lagu blues pada mulanya adalah spiritual dan pujian.
Penggunaan drum dilarang oleh penguasa karena akan dianggap sebagai simbol pemberontakan. Sebagai gantinya digunakan musik gesek yang banyak digunakan untuk mengiringi musik khas timur tengah. Ada hal yang menarik hubungan antara musik blues yang diklaim sebagai musik kaum tertindas dari AS dengan tradisi muslim yang melantunkan azan sebelum melakukan ibadah sholat. Dalam suatu penelitian yang dilakukan oleh Prof. Kubic di bukunya, Africa and  the Blues, menyatakan hubungan antara musik blues dengan peradaban Islam di Afrika. Secara akademis Prof membuktikannya, “Gaya vokal kebanyakan penyanyi Blues menggunakan melisma, intonasi bergelombang. Gaya vokal seperti itu merupakan peninggalam masyarakat di Afrika Barat yang telah melakukan kontak dengan dunia Islam sejak abad ke-7 dan 8 M,” paparnya. Melisma menggunakan banyak nada dalam satu suku kata.Sedangkan, intonasi bergelombang merupakan rentetan yang beralih dari mayor ke skala minor dan kembali lagi. Hal itu sangat umum digunakan saat kaum Muslim melantunkan adzan dan membaca Alquran. Dengan fakta itu, papar Prof Kubik, para peneliti musik seharusnya mengakui bahwa Blues berakar dari tradisi Islam yang berkembang di Afrika Barat. http://makalah-artikel-online.blogspot.com/2009/05/sejarah-musik-blues.html

Soulmate (India)
Kembali ke JBF, yang kali adalah penyelenggaraan yang ke-3. Tujuh grup blues dari beberapa negara dan lebih dari 15 grup dari dalam negeri meramaikan acara ini.  Solumate(India), Ana Popovic (Yugoslavia), Kara Grainger (Sidney), Gary Clark Jr (AS), Matt Scholfield (UK) merupakan pentolan-pentolan musik blues dari luar negeri. Sementara dari dalam negeri tampil Gugun Blues Shelter, S.I.G.I.T, Ina Blues Bandung dan lain-lain. Selain itu tampil Opie and BOP yang tidak nge-blues sebagai unsur penarik festival. Suatu hal yang menarik adalah Panitia tahu betul ternyata musik blues masa kini mempunyai akar yang kuat sekali dengan unsur -unsur religius dengan umat muslim dari Timur Tengah - Afrika Barat. Sehingga, susunan acara direncanakan sedemikian rupa pada saat waktu magrib, Panitia mengingatkan bahwa penonton dipersilahkan sholat magrib di mushola yang sudah tersedia.
Pagelaran yang dilaksanakan selama dua hari, 15-16 Oktober 2010, dilaksnakan di Istoran Senayan dan halaman sekitarnya. Walaupun tergolong murah tiket masuk, toh penonton tidak terlalu banyak (jika dibandingkan dengan Java Jazz).

Jumat, 24 September 2010

QUO VADIS UUPA ?

MARIA SW SUMARDJO,Guru Besar Hukum Fakultas UGM. Harian Kompas tanggal 24 September

Tanggal 24 September genap 50 tahun Undang-Undang Pokok Agraria setelah UU nomor 5 Tahun 1960 terbit.Tujuan Undang-Undang kok Agraria (UUPA) adalah mewujudkan amanat Pasal 33 Ayat(3) UUD 1945 agar tercapai keadilan akses terhadap perolehan dan memanfaatan bumi, air, dan kekayaan alam di dalamnya. Namun, perkembangan di segala bidang dan kebutuhan sumber daya alam (SDA) yang meningkat memerlukan penyempurnaan UUPA secara komprehensif dan responsif terhadap aspirasi masyarakat.


Sejatinya, UUPA dimaksudkan berlaku untuk semua SDA, tidak hanya tanah. Proses penyusunannya selama 12 tahun dengan ketidakstabilan penyelenggaraan negara dan politik. Didorong oleh kebutuhan mendesak terbitnya UUPA, dapat dipahami bahwa di luar 10 pasal yang memuat dasar dan ketentuan pokok, hampir 80 persen UUPA mengatur pertanahan. Kekuranglengkapan UUPA semestinya dilengkapi pada tahun-tahun berikutnya. Akan tetapi yang terjadi adalah pada tahun 1970-an terbit berbagai UU sektoral (kehutanan, pertambangan, minyak dan gas bumi, pengairan dan lain-lain) untuk mengimplementasikan pembangunan ekonomi. UU sektoral ini masing-masing berlandaskan pada pasal 33 ayat 3 UUD 1945 tanpa merujuk pada UUPA. Sejak saat itu, kedudukan UUPA didegradasi menjadi UU sektoral, khusus mengatur pertanahan. UU sektoral yang disusun sesuai dengan visi, misi dan orientasi tiap sektor itu ternyata tumpang tindih. Akibatnya, keadilan dan kepastian hukum di bidang SDA sungguh dipertaruhkan. Hasil kajian terhadap 12 UU sektoral (Maria Soemardjono dkk, 2009) menginformasikan hal itu. Dilihat dari aspek orientasi, keberpihakan, pengelolaan, perlindungan HAM dan penerapan tata keleola pemerintahan yang baik terdapat inkonsistensi antara UU sektoral. Dampak disharmonisasi dapat dilihat pada sulitnya koordinasi, degradasi SDA, serta berbagai konflik yang berlarut. Di bidang pertanahan sudah terbit banyak pertaturan pelaksanaan UUPA. Namun, masih ada dua persoalan dasar pembangunan hukum pertanahan.     Pertama, belum tersedia cetak biru kebijakan pertanahan yang komprehensif. Berbagai peraturan disusun untuk mengatasi hambatan yang terjadidan urgensi-urgensi lain. Adanya tenggat penyelesaian peraturan mendoronng penyusunan peraturan tidak selalu dilandasi pada Naskah Akademik(NA) yang memuat kerangka konseptual sebagai dasar perumusan peraturan yang bersangkutan. Bisa jadi NA bahkan dibuat berrsamaan atau setelah peraturan selesai disusun. Penyusunan peraturan yang reaktif dan parsial berpotensi menghasilkan produk hukum temporer. Kedua, arah dan strategi penyempurnaan UUPA belum tampak jelas. Kondisi yang dilematis ini perlu dicarikan solusinya.


Dilema UUPA
Wacana revisi UUPA diawali dengan usulan Konsorsium Pembaruan Agraria tahun 1998, yang memilih revisi UUPA sebagai UU payung/induk pengaturan sumber-sumber agraria (lex generalis).    Tahun 2000 BPN menyusun RUU Pertanahan (lex specialis) dan September 2004 BPN menyusun RUU Sumber Daya Agraria (les generalis) Tahun 2005/2006 BPN kembali menyusun RUU Pertanahan (lex specialis). Tahun 2006 DPD mengusulkan RUU Penyempurnaan UUPA sebagai lex generalis. Revisi UUPA sebagai lex specialis dimaksudkan untuk mempertegas rumusan ketentuan UUPA seraya menyatukan ketentuan dasar tentang pertanahan yang tersebar dalam berbagai peraturan. Pilihan ini meminimalkan resistensi sektor lain,tetapi tidak mengubah peta sektoral dengan segala dampaknya. Revisi UUPA sebagai lex generalis memerlukan komitmen semua sektor bahwa kelestarian lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan merupakan salah satu prinsip dasar dalam pengaturan SDA. Mengingat tingginya ego sektoral, mengupayakan komitmen bersama bukanlah pekerjaan mudah. Konsekuensi revisi UUPA sebagai lex specialis adalah memperkuat pengaturan di bidang pertanahan, tetapi tidak menyelesaikan pekerjaan rumah yang ditinggalkan UUPA. Revisi UUPA sebagai lex generalis dimkasudkan untuk mereposisi UUPA melalui  (1) penguatan prinsip-prinsipUUPA dengan memberi perspektif baru sesuai perkembangan dan aspirasi masyarakat; (2)perumusan pokok-pokok pengaturan penguasaan dan pemanfaatan SDA di bidang pertanahan dan SDA selain pertanahan.

Agenda mendesak
Jalan keluar dari dilema antara kebutuhan penyusunan peraturan pertanahan dan pada saat yang sama merevisi UUPA adalah dengan mulai menyusun cetak biru kebijakan pertanahan/ agraria sesuai pilihan pendekatan. Melalui cetak biru kebijakan akan diperoleh gambaran menyeluruh tentang visi, misi, tujuan, strategi, program, dan skala prioritas, berikut peraturan-peraturan yang diperlukan. Pekerjaan besar menyusun cetak biru kebijakan pertanahan/agraria memerlukan komitmen yang kuat dari semua pemangku kepentingan. Sebelum hal ini terwujud, masa depan UUPA akan terus dipertanyakan.

Jumat, 17 September 2010

Puasa

by Tri Susatyo

Ketika puasa,
harus iklas menjalankannya
Niat ibadah semata menunjukkan kepada-Nya

Ketika puasa,
Hawa nafsu dikenadalikannya
Amal dan ibadan harus diperbaruinya

Ketika puasa
Tak berarti diam saja
Aktifitas tetap jalan seperti biasa

Ketika puasa
Nuntut ilmu tidak akan lupa
Berbagi ilmu kepada siapa saja

Ketika puasa

Ketika Puasa
Lebih nikmat dari pada tidak puasa
Tak pernah puasa
Banyak khilaf banyak dosa

Ketika puasa

Ketika puasa
Sungguh nikmat ketika puasa
Banyak puasa
Banyak nikmat dilimpahkan-Nya

Puasa, ketika puasa
Puasa, ketika puasa

------diambil dari buku Puisi Sudati 1, Hakekat Diri adalah Hamba Ilahi, puisi ke-42

pohon ketapan dahannya patah
buah kiwi matang di pohon
puasa ramadhan berakhir sudah
idul fitri datang menyongsong

kue serabi menu sarapan
terhidang pula ubi dan ketan
halal bil halal kita lakukan
taqaballahu mina wa minkum kita ucapkan

Selasa, 07 September 2010

Idhul Fitri 1431 Hijrah.

Hari yang berbahagia telah tiba
Fitrah itu telah menanti
Kehidupan baru-pun dimulai
Dengan semangat, ketaqwaan & keimanan yang lebih baik dari yang sudah ada

Semoga ibadah dan  sembah di ridho-i Allah swt...amin..


Jumat, 13 Agustus 2010

Kalender Hijrah, Masehi dan Penentuan Awal 1 Ramadhan

(Copied from an article with Hijri Calendar and Calendar AD by Zain Wahyudi, Kompas, August 11, 2010 and Preliminary Determination of Ramadan by the article, Kompas, 12 Agusuts 2010).

Hijri Calendar. Dating system based on the Hijri calendar months from phase changes reveal a thin crescent moon or new moon to the next. A new moon period is equal to one sinodis month period, the length of 29.5306 days. Unlike the Gregorian calendar used worldwide for administrative purposes, the calendar month is generally used for religious rituals and traditions. The two calendars, one year together consist of 12 months. A Hijra year has 12 months or sinodis period 354.366 days. Rounded so 354 days or 355 days for leap year
Gregorian calendar based on the circulation of the Earth around the sun from a certain point called solistis or equinox back to that point. Long journey around the sun Earth 365.2422 days, is called a tropical year, rounded to 365 days or 366 days for leap year.

Different numbers of days in a year Hijri and AD led implementation Ramadan, the celebration of Eid al-Fitr, and Eid al-Adha is always 10-12 days forward from the previous year. Excess of 10 days more advanced happen if the Hijri calendar year is a leap year and the year of our Lord it is a common year or a year Basit (short). Advanced 12 days while the difference occurs if the Hijri year is the year of his usual and the year of our Lord it is a leap year
Use Calendar. According Bosscha Observatory researcher and lecturer at the Graduate Calendar System Astronomy Institute of Technology Bandung, Moedji Rahardjo, month calendar system is widely used because of consistent and regular. Moon phase occurs over and over: the new moon crescent young-half-month early-moon half-moon late-old crescent-moon die and come back periodically to the new moon. "Change the face of the moon on a regular basis in the sky that night and recorded our ancestors created the calendar month," he said. The system calendar using month as the reference is called lunar month (itmar / qamariyah). Calendar of Japan also uses the periodicity of the appearance of the moon.
Dates are using the Sun as a benchmark, that is the Gregorian calendar or a Christian or a lunar calendar the sun (solar / syamsiyah). While the Chinese calendar and the Jewish dating system combines the sun and moon together or use a sun-moon calendar system (luni-solar). Calendar month of more modest than the solar calendar.
Before you set as the Hijri calendar, Arabic and Muslim communities at the time of Prophet Muhammad have been using this system, but have not been standardized. New at the Caliph Omar ibn Khattab, dating system was standardized. The starting point used is the time of the Prophet Muhammad migrated from Mecca to Medina, to coincide with in 622 AD. Therefore, in the Islamic calendar is called Hijri year. Gregorian calendar was developed from the Julian calendar system at the time of Julius Caesar, in 45 BC. In this calendar, one year exactly 365.25 days, rounded to 365 days. Four years the number of days to 366 days, called leap years. However, the length of one tropical year is actually 365.2422 days. As a result, the Julian calendar every 128 years forward one day than it should. It resulted in the withdrawal, the time of Passover. According to the provisions, Easter falls the first Sunday after the first full moon after the sun is on the point of vernal equinox (spring point) on 21 March.
To overcome it, the point should be returned for the spring right on 21 March. So, need to be a reduction of days in the Gregorian calendar. In 1582 perform the correction. With reference to the Council of Nice that defines the point of spring on March 21, 325, then to return March 21, 1582 exactly at the point of the spring, the number of days in that year should be cut 10 days. As a result, after the date of October 4, 1582 immediately jumped to the date of October 15, 1582. That is, on 5-14 October 1582 did not exist.
Amendments are also made to the length of one tropical year Julian calendar. Improvement was filed physicist from Naples, Aloysius Lilius, using a long period of tropical year is 365.2425 days.
Repairs also carried out on a leap year, the year is divisible by four and the year is divisible by 400. However, years divisible by 100 is not called a leap year. This system adopted by Pope Gregory XIII. That's why dating system is known as the Gregorian calendar system, which is now the most widely used for public purposes throughout the world today.

Rukhyat reckoning. New moon in the Hijri calendar begins with his look-a young crescent moon or the sun terbenam.Bagi thin before the Muslim group that refers to the method rukyat or observation, that the new moon must be seen directly, either with the naked eye or with the aid of a telescope. However, some other group of Muslims who adhere reckoning or calculation method, sighting the new moon can not be a problem. Beginning of the new moon is determined by the calculation that the moon was formed.
For adherents rukyat method, how rukyat only used to determine the initial month of Ramadan, Shawwal, and Zulhujah. This was done because in these months there is confirmation mandatory provisions that must be Muslims. While the other nine months, beginning month simply done by counting the moon was formed, without the need proved. If the new moon is visible before sunset, the night was also the beginning of Hijra began.
It must be remembered that the origin of the Hijrah calendar begins after sundown, not at 00.00 as substitute for public calendar days of the day. In short, the beginning of the day begins after sunset watu.
Thin crescent is visible after the conjunction or ijtimak, ie when the moon and the sun is located in the same ecliptic longitude, in astronomy, it was used as a marker of the arrival of the new moon phase (NewMoon). Ecliptic is the apparent longitude is apparent path of all heavenly bodies surrounding a particular celestial bodies. Determination of positions of celestial bodies that use certain coordinates similar to the determination of the place on Earth using longitude and latitude.

Effect of Various Conditions. New moon's presence and existence of the new moon can be calculated with high precision, high magnitude Namely moon above the horizon, the position of the sun, moon light scale length of the new moon appeared. however, the question of observing the new moon not a simple issue. Sighting the new moon is strongly influenced by weather conditions, the condition of the Earth's atmosphere, and location of observation. This is what makes it difficult to give accurate information when the new moon will begin. Lack of understanding and accuracy in observing the new moon can also cause errors. Could be thin bright light in the sky which was supposed moon was not the real moon. Celestial bodies that could disturb the observation of a planet or moon can be a bright star that happened to be near the position of the Moon.

Early Moon. In general, there are three ways of determining the beginning of the month that is used by Islamic mass organizations in Indonesia, namely with rukyatul moon or look at the new moon, made by NU; reckoning Wujudul moon or new moon adopted for calculating the formation of Muhammadiyah, as well as the criteria used imkanur rukyat Ministry of Religious Affairs Indonesia, Brunei, Malaysia, and Singapore.
Criteria for applying minimum limit imkanur rukyat moon can be seen. This method is obtained by combining data rukyat long-term results are supported by data reckoning. Minimum requirements of the new moon can be observed now in use is high moon when the sun goes down at least 2 degrees of arc and the distance between the Moon and the Sun at least 3 degrees. At sunset, moon age minimum is eight hours after ijtimak.

Although an integrator between reckoning and rukyat methods, criteria and still generate debate.
Therefore this system is also widely rejected, either based on how well hisab.Di rukyat out three criteria, a number of Islamic organizations also the method of calculating the early months of their own. This condition makes the beginning of Ramadhan, Idul Fitri and Idul Fitri in Indonesia is often different.
Initial determination of the unification effort Hijri month has tried by various parties, astronomers, astronomy researchers, as well as religious leaders. However, pooling the efforts it is still difficult to do because every group sticking to the criteria dianutnya. The criteria that they hold they deem most in accordance with the religion which he believed

Discussion. Determination of the different ways can disatukan.Menurut Field Research Professor of Astronomy and Geophysics Institute of Aeronautics and Space Agency (LAPAN), who is also member of the Board Hisab Rukyat Ministry of Religious Affairs, Thomas Djamaluddin said, a system of public calendar will be accepted if it meets the three factors, the criteria used in the calendar, the enforceability of the calendar, and there is authority that sets the calendar. In Indonesia, the factor has been agreed and the authorities are the Ministry of Religious Affairs. However, the beginning of the month criteria still differ between the opinions of the NU, Muhammadiyah and the Government. Muhammadiyah wear wujudul criteria hilal, hilal NU uses a high criterion of at least two degrees above the horizon, while the Ministry of Religious use MABIMS criterion, namely height of the new moon at least 2 degrees, the distance the eyes of the day and month of at least 3 degrees, and umm hilal at least 8 hours. Rukyat reckoning method and could be combined, he said. He proposed criteria reckoning rukyat Indonesia, namely the new moon to new moon is observed when the minimum altitude at 4 degrees and a minimum distance of the moon from the sun is 6.4 degrees. Criteria were based on data obtained reckoning and Indonesian and international rukyat combined with astronomical observations so far. Hilal difficult to observe
if below 4 degrees and the distance is too close to the sun. Criteria include the possibility of the proposal was already a dim moon light that can be lost by the scattering of sunlight in Earth's atmosphere

Ramadan 1431 H. Based on data from Directorate General of Ministry of Religious Guidance Islama Society,
ijtimak beginning of Ramadan 1431 H or to coincide with Tuesday, August 10, 2010 occurred on 29 Sha'ban 1431 H coincides with Tuesday, August 10, 2010 at 10:09 pm. When the sun set that day, the height of the new moon in Indonesia Indonesia is located between 1 degree 15 minutes and 2 degrees 50 minutes.
although the initial decision still had to wait for confirmation ramadhan (determination), Ministry of Religious Affairs on Tuesday
August 10, 2010. Based on experience, observation reports the new moon as mentioned above, chances are 1 Syawal 1431 H fall to coincide with Wednesday 11 August 2010. That is, prayer is estimated terawih started on Tuesday night.

Notices Muhamadyah central leadership has set August 11 as the first of Ramadan. based on the calculation Muhamadyah, high moon in Yogyakarta at sunset on August 10 was 2 degrees 30 minutes 3 seconds. That means it was a form of the new moon. The position of the new moon in the whole of Indonesia was on the horizon at sunset. Moreover, the data computation of Lajnah Nahdatul Ulama also mentioned the same thing, namely 1 Syawal falls on 11 August. High time the new moon was observed in Jakarta on August 10 has reached 2 degrees 22 minutes 16 seconds.
Congratulations met with Ramadan, I hope we can meet again with the month of Ramadan that will come with similar problems.

Rabu, 04 Agustus 2010

Marhaban Ya Ramadhan


(dikutip dari judul yang sama dari Drs.H.Amliwazir Saidi, buktin Jum'at masjid Al-Azhar, Jakarta)
Mungkin kita sudah mendengar pada pengajian terdahulu. Hanya untuk sekedar mengingatkan saja terdapat beberapa Keistimewaan bulan Ramadhan, yaitu :

1. Puasa diwajibkan , sebagaimana rukun Islam yang sudah kita tahu semua. Islam didirikan di atas lima prinsip, bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, ke-2 bersaksi bahwa nabi Muhammad adalah utusan Allah, ke-3 menegakkan sholat lima waktu, ke-4 puasa pada bulam Ramadhan, ke-5 melaksanakan haji ke Baitullah (HR Muttafaq ‘Alaih).

2. Satu-s
atunya bulan yang tertulis di Al Qur’an dan Al Qur’an diturunkan di bulan Ramadhan. Bulan Ramadhan, bulan yang didalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan bathil), karena itu, barang siapa diantara kamu hadir di bulan Ramadhan, hendaklah kamu berpuasa (QS Al Baqarah 185).


3. Pintu sorga dibuka lebar-lebar dan setan-setan dibelenggu. Apabila datang bulan Ramadhan, pintu-pintu sorga dibuka. Pintu-pintu neraka ditutup. Dan para setan dibelenggu (HR Bukhari, Muslim, Nasa’i).


4. Para pendosa mendapat remisi hukuman dan ampunan jika beristigfar dan berqiyamul-lail . Sesungguhnya se
tiap datang waktu berbuka Allah swt memiliki kebijakan membebaskan hamba-hambaNya dari bahaya api neraka. Dan seperti itulah terjadi setiap malam (HR Ibnu Majjah, Ahmad). Barangsiapa yang mendirikan sholat malam(terawih) di bulan Ramadhan atas dasar iman dan mengharap pahala dariNya, maka orang itu akan diampuni dosa-dosa yang telah lalu (HR Mutttafaqun ‘Alaih).


5. Lailatul Qodar, satu malam yang nilai pahalanya sama dengan 1000 bulan. Sesungguhnya bulan Ramadhan telah datang kepada kamu, di dalamnya terdapat satu malam yang nilai kebaikannya lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa yang diharamkan mendapatkan malam tsb, maka sungguh ia telah diharamkan dari kebaikan seluruhnya. Dan tidaklah diharamkan mendapatkan malam tersebut, kecuali merek
a yang memang diharamkan untuk mendapatkannya (HR Ibnu Majah).


6. Ibadah sunah diberi imbalan seperti ibadah wajib dan ibadah wajib dilipatgandakan tujuh puluh kali lipat. Dan Allah swt menjadikan ibadah puasa (di bulan Ramadhan) sebagai sebuah kewajiban, dan sholat malamnya sebagai ibadah sunat. Barang siapa mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu ibadah sunnah, maka seperti menunaikan satu kewajiban di bulan lain. Dan barang siapa menunaikan satu kewajiban, ma
ka seperti menunaikan 70 kewajiban di bulan lain(HR Ibnu Majah dari Salman Al Farisi).


7. Bulan kesabaran dan ditambahkan rezeki orang beriman. Dan Ramadhan adalah bulan kesabaran, sedangkan kesabaran balasannya adalah sorga. Dan Ramadhan adalah bulan solidaritas dimana ditambahkan rezeki untuk orang yang beriman (HR Ibnu Majah dari Salaman Al Farisi).

Selamat menunaikan ibahdah puasa, semoga puasa dan amalan-amalan lain selalu mendapat ridho dari Allah swt. Amin.

Selasa, 03 Agustus 2010

ISO 27000. ISMS-Information Security Management System.

Terjadi perubahan yang sangat significan dalam bidang komunikasi di era globalisasi ini. Komunikasi terjadi dengan mudah antar pihak-pihak yang berkepentingan atas sebuah data dan informasi. Tanpa dibatasi ruang dan waktu. Kekuatan suatu negara tidak hanya ditunjukan dan diukur dengan besaran keuangan atau kesehatan sumber daya lain, tetapi  penguasaan di bidang teknologi informasi dan komunikasi juga menjadi salah satu hal yang harus diperhitungkan. Ternyata informasi juga merupakan aset yang harus dinilai seperti halnya aset lain yang harus dilindungi (BS ISO 27799-1:2000).



Data dan informasi terbentuk melalui suatu rangkaian mulai dari pengumpulan, penyimpanan, pemrosesan, dan menyebarkannya. Kualitas informasi yang disebar mengalami tiga jenis perlakukan hilang, rusak atau terkurangi. Padahal pengguna selalu mengharapkan data yang akurat (sesuai dengan aslinya). Sehubungan dengan adanya gangguan data yang selalu ada, hasil survei tentang keamanan data informasi tahun 2005 di AS, memberikan gambaran kepada kita bahwa kebocoran/kehilangan informasi di beberapa tipe kecelakaan mendapatkan hasil  prosentase yang cukup significan
Bahkan capital loss sebagai akibat dari kecelakaan tsb dapat mencapai nilai US$130 juta pada tahun 2005. Jumlah yang tidak kecil. Yang menarik adalah kecelakaan dari serangan virus menduduki posisi tertinggi dengan nilai US$42 juta.


Menurut ISO/IEC 17799: 2005 Keamanan Informasi mencakup 3 hal yang yang berkaitan satu dan yang lain yaitu confidentiality, integrity danavailability (CIA)

Paradigma Keamanan Informasi. Terjadi fase  perubahan perlakukan  terhadap keamanan informasi.  Secara konvensional pengamanan informasi adalah tugas Administrator, di siapkan inrastruktur berupa server firewall sebagai pintu gerbang lalu lintas data dan informasi. Tidak ada keharusan untuk mengontrol mekanisme ini.
Dalam perspektif modern, pengamanan informasi mencakup banyak aspek antara lain : |:Owner (pemilik data) adalah penanggungjawab utama. |:Mengetahui penyebab terjadinya  sesuatu pada data dan memberi solusi yang jitu. |:Urusan tugas dan fungsi dan keamanan data tidak dapat dipisahkan. |:Penanggungjawab keamanan meliputi pimpinan puncak, pimpinan di bidang IT dan pimpinan di  bidang keamanan informasi.|:Menerapkan manajemen Plan,Do,Check, Action (PDCA). |:Membangun integrasi dan sinergi antara Kualitas Informasi, Kebijakan IT dan Model Keamanan Informasi.|:Komponen Keamanan Informasi terdiri dari dari CIA yang mempunyai  keandalan untuk di akses oleh pengguna.
Dengan demikian keamanan informasi bertujuan untuk mengontrol semua kegiatan yang berkaitan dengan lalulintas data dan infromasi.

Manfaat. Standarisasi suatu sistem memudahkan bagi pengguna untuk dapat menyelesaikan lebih efektif, efisien, realistis dan komprehensif, Hal ini dapat dimengerti karena semua dokumen pembangunan sistem tersusun rapi dan terstruktur.  Dengan demikian jaminan kualitas data dan informasi yang dihasilkan dapat diandalkan dengan standar keamanan yang tinggi. Dan yang lebih penting adalah antisipasi adanya bencana.

Handycap . Penerapan ISMS merupakan barang baru di negara kita, hal ini dapat dimengerti karena budaya kita belum terbiasa dengan perlu adanya standarisasi. Pembangunan sistem yang komplek dirasakan menimbulkan kesulitan untuk menuangkan dalam format  tulisan yang mudah dimengerti oleh pengguna. Hasil kerja sistem ini tidak dirasakan dalam kondisi normal, sehingga menyulitkan untuk memberlakukan sistem reward bagi pengelolanya. Dan yang penting adalah kesulitan untuk meyakinkan otorita keuangan untuk mengalokasikan anggaran khusus untuk pembanguna sistem ini. Selain alokasi anggaran yang sangat besar, dan manfaatnya tidak dapat dinikmati secara langsung.

11 Kunci Keberhasilan Penerapan ISMS

10 Titik Rawan Kebocoran Keamanan Data & Informasi


Kata Kunci.Terdapat 11 hal yang harus dilakukan untuk menerapakan ISMS. Diantara ke-11 hal tersebut, yang menarik adalah 7 diantaranya adalah persoalan manajemen sedangkan masalah teknis hanya 1 bagian saja.

Kebocoran.Secara tidak sadar terdapat 10 titik yang mempunyai kontribusi terjadinya kebocoran terhadap keamanan informasi di sekitar lingkungan kerja kerja kita. Yaitu [1-Inadequate Router AccesControl, [2-Unsecured/Unmonitored Remote Access, [3- Information Leakage ViaZone Transfer Services(SMTP,Telnet), [4- Running Unnecessary Services, [5- Weak or reused Password, [6- User accts with Exessive Privileges, [7-Mis-configures Internet Services, [8-Mis-configured Firewall or Router, [9- Un-patched,Outdated Software with Deafult Configurations, [10- Exessive File ; Directory Access Controls.

Penerapan ISMS. Implementasi dari konsep PDCA yang terdiri dari :
1. PLAN, beberapa tahap yang harus dilakukan antara lain : (a).Menentukan ruang lingkup dan batasan ttg organisasi, tupoksi, lokasi, aset dan teknologi (b).Mendefinisikan kebijakan berkaitan dengan visi dan misi, perundang-undangan dan peraturan. (c).Menentukan pendekatan penilaian risiko meliputi metodologi, kriteria untuk tingkat menerima risiko (c).Identifikasi risiko tentang aset, ancaman, kerentanan; dampak thd kerahasiaan,integritas & ketersediaan (d).Penilaian risiko terhadap dampak terhadap penyediaan,kegagalan & penanganan data (e).Rencana untuk mengelola dan mengidentifikasi risiko (f).Menentukan dan memilih tujuan untuk kontrol dan bagaimana memberlakukan risiko tersebut (g).Komitmen dari puncak pimpinan tentang akibat dari risiko yang dihadapi (h).Mendapatkan otorisasi dari puncak pimpinan untuk mengimplementasikan ISMS (i).Komitmen dari semua pihak untuk pengelolaan dampak dan resiko, termasuk pengecualiannya
2. DO, beberapa tahap yang harus dilakukan antara lain : (a).Membuat perencanaan,pelaksanaan dan pengawasan tentang pengelolaan resiko.(b).Melaksanakan penerapan dan pengawasan (c).Melaksanakan sosialisasi dan pelatihan kegiatan (e).Menentukan bagaimana mengukur efektivitas fungsi pengawasan (f).Mengelola sumber daya (f).Menerapkan prosedur dan kontrol lain untuk penanganan insiden
3. CHECK, melakukan beberapa tahap kegiatan antara lain : (a).Membuat SOP untuk penanganan & mendeteksi adanya kesalahan prosedur, pelanggaran keamanan,pembobolan sistem keamanan dan mencegah timbulnya insiden (b).Review secara rutin penerapan mengukur efektifitas fungsi pengawasan ISMS (c).Review penilaian risiko dan tingkat risiko yang diterima (d).Melakukan audit internal terhadap penerapan ISMS (e).Manajemen monitoring dan evaluasi secara rutin (f).Memperbarui sistem keamanan (g).Merekam tindakan dan peristiwa yang berdampak pada penerapan ISMS
4. ACT, yaitu menerapkan beberapa kegiatan antara lain : (a).Menginventarisir dan mengidentifikasi setiap adanya perbaikan (b).Melakukan perbaikan atau tindakan preventif terhadap kejadian yang sudah berlangsung (c).Melakukan komunikasikan terhadap hasil dan perbaikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan (d).Pastikan bahwa perbaikan mencapai tujuan Menentukan ruang lingkup dan batasan ttg organisasi, tupoksi, lokasi, aset dan teknologi

Dokumentasi .
[- Terhadap dokumentasi yang ada dan sudah diterapkan harus dikelola dengan baik untuk : 
-.Menyimpan dan mengawasi,
-.Menyetujui sebelum dokumen diterbitkan,
-.Memperbarui apabila diperlukan dan harus disetujui lagi,
-.Memastikan bahwa perubahan-perubahan yang ada dapat diidentifikasi,
-.Memastikan bahwa setiap dokumen yang berlaku tersedia keberadaannya,
-.Memastikan bahwa dokumen tetap dapat dibaca,
-.Memastikan bahwa dokumen yang berasal dari luar organisasi juga dapat diidentifikasi ,
-.Mengawasi penyebaran dan distribusi dokumen,
-.Memastikan bahwa dokumen lama tidak dapat digunakan lagi (walaupun dengan tidak sengaja),
-.Jika dokumen lama akan dipertahankan, diidentifikasi bahwa dokumen tersebut dapat di perbarui lebih baik.

[=Terhadap data yang tersimpan harus dilakukan pengawasan yang meliputi : 
=. Pencatatan, perekaman dan pemeliharaan data  untuk mendukung kualitas data,
=.Dokumentasi prosedur untuk memastikan bahwa data harus dapat (a) di baca, diambil dan diidentifikasi (b) dikontrol untuk identifikasi, penyimpanan, perlindungan, pengambilan, waktu retensi dan pencatatan, =.Apakah pencatatan untuk waktu retensi minimum harus dilakukan ?

Internal Audit. Berbagai alasan harus dijelaskanan kenapa kegiatan ini dilakukan dengan menyiapkan berbagai dokumen pendukung. Dokumen yang belum tersedia harus disiapkan sebagai pedoman bagi auditor untuk melakukan tugasnya. Persyaratan sebagai auditor merupakan hal yang harus dipernuhi, mengingat spesifikasi kegiatan yang memerlukan keahlian khusus.

Perbaikan.
Hasil audit bukan dokumen yang mati, tetapi harus ditindaklanjuti dengan perencanaan dan pelaksanaan yang nyata, kontinyu dan bersifat preventifi serta tindakan koreksi. Ditetapkan penanggungjawab jawab terhadap perbaikan, termasuk tahap-tahap perbaikan dan posisi-nya.

Apa yang harus dilakukan untuk Menerapkan ISMS ?
Pertanyaan sederhana yang memerlukan jawaban yang konsisten dari semua komponen penyelenggara kegiatan (baca kantor).Ketidak konsistenan terhadap komitmen yang sudah dibuat dan disepakati, dapat berakibat ke dua hal yaitu kegagalan dan dapat berjalan tetapi tersendat. Inventarisasi dan identifikasi kondisi dan situasi kantor dalam mengelola data dan informasi menentukan proses lanjut apa yang harus dilakukan. Inventarisasi adalah quisioner yang berisi tentang beberapa hal mengenai (a) sejauh mana peran atau tingkat kepetingan TIK di kantor ybs (b) bagaimana mengelolanya (c) sejuah mana resiko terhadap pengelolaan TIK penaganannya (d) apakah kantor ybs mempunyai kerangka kerja dalam pengelolaan keamananan informasi (e) bagaimana pengelolaan aset-nya dan (f) teknologi dan keamanan informasi yang ditangani kantor ybs.  KemKomInfo sudah membuat aplikasi khusus untuk meng-asses  data tersebut yang disebut dengan aplikasi Indeks KAMI (Keamanan Informasi). Dari hasil asesement akan terlihat bahwa dimana posisi kita dalam range skala yang sudah ditentukan. Tentu keterlibatan konsultan sangat penting untuk memberi advis dan tanggapan terhadap langkah-langkah yang harus dilakukan. Sekali lagi, kembali ke 11 kata kunci yang harus dipenuhi untuk menerapkan ISMS adalah bahwa keberhasilan sebagain besar ditentukan dari sisi manajemen (baca komitmen). Harapan sekaligus Tantangan.

disarikan dari sosialisasi Pengamanan Informasi oleh Dit.Sistem Informasi,Pernagkat Lunak ; Konten, 29 Juni-2 Juli,2010