I. Kelahiran hingga diangkat menjadi nabi (570–610 M)
A. Periode Kelahiran dan Masa Kecil (570–576 M)
1. Kelahiran (12 Rabiul Awal 570 M / Tahun Gajah)
- Lahir di Mekkah dari pasangan Abdullah bin Abdul Muthalib dan Aminah binti Wahab
- Ayahnya, Abdullah, telah wafat saat Nabi masih dalam kandungan
- Tahun kelahirannya disebut Tahun Gajah (Amul Fil), karena pasukan Abrahah dari Yaman gagal menghancurkan Ka'bah
2. Masa Menyusui (570–574 M)
- Disusui oleh Tsuwaibah (hamba Abu Lahab)
- Kemudian disusui oleh Halimah Sa'diyah di perkampungan Bani Sa'ad (desa Bani Sa'ad)
- Tinggal di pedesaan hingga usia ±4 tahun
3. Wafatnya Ibunda (576 M)
- Usia 6 tahun, ibunya Aminah wafat di Abwa' (antara Mekkah dan Madinah) saat perjalanan pulang dari Yatsrib
- Nabi diasuh oleh kakeknya, Abdul Muthalib
B. Masa Pengasuhan (576–583 M)
4. Wafatnya Kakek (578 M)
- Usia 8 tahun, kakeknya Abdul Muthalib wafat
- Nabi diasuh oleh pamannya, Abu Thalib (meski Abu Thalib tidak masuk Islam, ia sangat melindungi Nabi)
5. Masa Remaja dan Penggembalaan
- Usia muda menggembala kambing di sekitar Mekkah
- Melatih kemandirian, kesabaran, dan tanggung jawab
C. Masa Dewasa Awal (583–595 M)
6. Perjalanan Dagang ke Syam (583 M)
- Usia ±12 tahun, ikut Abu Thalib berdagang ke Syam
- Bertemu pendeta Buhaira yang mengenali tanda-tanda kenabian pada diri Muhammad
- Buhaira menyarankan Abu Thalib segera membawa pulang Muhammad untuk melindunginya
7. Perang Fijar (584 M)
- Usia ±14 tahun, menyaksikan Perang Fijar (perang antar suku Arab)
- Nabi tidak ikut bertempur, hanya membantu logistik
8. Hilful Fudhul (585 M)
- Usia ±15 tahun, ikut serta dalam Hilful Fudhul — perjanjian untuk membela orang yang terzalimi
- Nabi sangat mendukung perjanjian ini sepanjang hidupnya
9. Perjalanan Dagang ke Syam (595 M)
- Usia ±25 tahun, berdagang dengan modal Khadijah binti Khuwailid
- Sangat sukses, mendapat kepercayaan dan keuntungan besar
D. Masa Pernikahan (595–610 M)
10. Pernikahan dengan Khadijah (595 M)
- Usia 25 tahun, menikah dengan Khadijah binti Khuwailid (usia 40 tahun)
- Khadijah adalah wanita pertama yang masuk Islam
- Pernikahan bahagia selama 25 tahun hingga Khadijah wafat (619 M)
11. Peran Sosial di Mekkah
- Dikenal sebagai Al-Amin (yang terpercaya)
- Dikenal sebagai Ash-Shadiq (yang jujur)
- Menjadi penengah sengketa peletakan Hajar Aswad (605 M) saat renovasi Ka'bah
E. Masa Menjelang Kenabian (605–610 M)
12. Renovasi Ka'bah (605 M)
- Usia ±35 tahun, Ka'bah direnovasi
- Nabi dipercaya meletakkan Hajar Aswad ke tempatnya, menyelesaikan perselisihan antar suku
13. Khalwat di Gua Hira (610 M)
- Usia ±40 tahun, Nabi mulai sering menyendiri di Gua Hira (Jabal Nur)
- Merenung, bertafakur, mencari kebenaran
- Semakin menjauh dari kemusyrikan dan kebiasaan jahiliyah
II. Diangkat Menjadi Nabi dan Dakwah Islam (610 – 623 M)
A. Dakhwah di Mekkah (610 -622 M)
14. Wahyu Pertama (17 Ramadhan 610 M)
- Malaikat Jibril datang menemui Nabi di Gua Hira
- Membawa wahyu pertama: QS Al-Alaq 1–5
- Nabi pulang dalam keadaan gemetar, diselimuti oleh Khadijah
- Khadijah membenarkan dan menenangkan Nabi
- Waraqah bin Naufal (sepupu Khadijah, penganut Kristen) membenarkan bahwa itu adalah wahyu kenabian
15. Masa Fatrah (Jeda Wahyu)
- Setelah wahyu pertama, wahyu terputus sementara
- Nabi merasa sedih dan khawatir
- Kemudian turun QS Ad-Dhuha sebagai penghiburan
16. Wahyu Kedua & Perintah Dakwah
- Turun QS Al-Muddatstsir 1–7 sebagai perintah untuk mulai berdakwah
- Nabi mulai menyiarkan Islam secara sembunyi-sembunyi (sirriyah), fokus pada keluarga dan sahabat dekat. Yang pertama masuk Islam: Khadijah, Ali, Abu Bakar, Zaid bin Haritsah
17. Periode Dakwah Terbuka & Penindasan (613–619 M)
- 613–615 M: Dakwah terbuka (QS Al Hijr :94) ke penduduk Quraish dan mendapat penolakan keras terutama Abu Jahal, Abu Lahab).
- 615 M: Hijrah pertama ke Habasyah (Ethiopia) dipimpin Ja'far bin Abi Thalib.
- 616 M: Umar bin Khattab dan Hamzah bin Abdul Muthalib masuk Islam.
- 616–619 M: Boikot total Quraisy terhadap Bani Hasyim dan Bani Muthalib di lembah Syi'b Abi Thalib (3 tahun)
18. Tahun Kesedihan ('Amul Huzn) – 619 M
- Wafatnya Abu Thalib (pelindung) dan Khadijah (istri tercinta).
- Nabi mencari dukungan ke Thaif, ditolak dan dilempari.
19. Periode Isra' Mi'raj & Bai'at (620–622 M)
- 620 M: Isra' Mi'raj, perintah shalat 5 waktu.
- 621 M: Bai'at Aqabah I dengan 12 orang Yatsrib.
- 622 M: Bai'at Aqabah II dengan 73 orang Yatsrib, kesepakatan hijrah.
20. Hijrah ke Madinah (622 M)
- 622 M: Nabi dan Abu Bakar hijrah ke Madinah, disusul kaum Muslimin.
- Peristiwa ini menjadi awal kalender Hijriyah.
B. Dakwah di Madinah (622–632 M)
21. Periode Pembangunan Fondasi (622–624 M)
- Nabi tiba di Madinah (Yatsrib), disambut kaum Anshar.
- Membangun Masjid Nabawi sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan pemerintahan.
- Piagam Madinah: Konstitusi tertulis pertama, mengatur hubungan antar kaum Muslimin, Yahudi, dan suku-suku lain.
- Mempersaudarakan Muhajirin dan Anshar (muakhah).
- 623 M: Perubahan arah kiblat dari Baitul Maqdis ke Ka'bah.
- 624 M: Perang Badar (17 Ramadhan) — kemenangan besar kaum Muslimin.
22. Periode Pertahanan & Ujian (624–627 M)
- 625 M: Perang Uhud — kaum Muslimin mengalami kekalahan karena sebagian pasukan meninggalkan posisi.
- 626 M: Perang Bani Nadhir — pengusiran Yahudi Bani Nadhir dari Madinah.
- 627 M: Perang Khandaq (Ahzab) — Madinah dikepung pasukan gabungan, berhasil dipertahankan dengan strategi parit.
23. Periode Diplomasi & Ekspansi (627–630 M)
- 628 M: Perjanjian Hudaibiyah dengan Quraisy — titik balik diplomatik, gencatan senjata 10 tahun.
- 628 M: Perang Khaibar — penaklukan benteng Yahudi Khaibar.
- 629 M: Perang Mu'tah — ekspedisi ke Syam, Zaid bin Haritsah, Ja'far, dan Abdullah bin Rawahah syahid.
- 630 M: Pembebasan Mekkah (Fathu Makkah) — Nabi masuk Mekkah tanpa pertumpahan darah, Ka'bah dibersihkan dari berhala.
- 630 M: Perang Hunain dan Thaif — menaklukkan suku Hawazin dan Tsaqif.
24. Periode Penyempurnaan & Penyebaran Islam (630–632 M)
- 631 M: Tahun delegasi (Amul Wufud) — banyak suku Arab masuk Islam dan mengirim utusan ke Madinah.
- 631 M: Ekspedisi Tabuk — menunjukkan kekuatan Muslimin ke arah Syam.
- 632 M: Haji Wada' (Hajjatul Wada') — Nabi menunaikan haji terakhir, menyampaikan Khutbah Arafah berisi pesan persamaan, keadilan, dan hak asasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar